Alasan Ilmiah Ada Tahun Kabisat yang Muncul 4 Tahun Sekali

Jakarta, CNBC Indonesia – Tahun 2024 merupakan tahun kabisat atau tahun yang memiliki 366 hari kalender. Dalam kalender Gregorian yang umumnya digunakan masyarakat dunia, tahun kabisat terjadi setiap empat tahun sekali.

Pada tahun kabisat, Februari akan bertambah satu hari. Jika pada tahun non-kabisat Februari memiliki 28 hari, maka pada tahun kabisat menjadi 29 hari. Mudahnya, kabisat adalah tahun yang dapat dibagi habis oleh empat.

Mengapa kita memerlukan tahun kabisat?

Kabisat adalah tahun yang sangat penting. Sebab, satu tahun dalam kalender Gregorian sedikit lebih pendek daripada tahun matahari, yaitu jumlah waktu yang dibutuhkan Bumi untuk mengelilingi matahari secara penuh.

Satu tahun kalender memiliki 365 hari. Namun, satu tahun matahari sebenarnya sekitar 365,24 hari atau 365 hari, 5 jam, 48 menit, dan 56 detik. Jika manusia tidak memperhitungkan perbedaan ini, maka setiap tahun yang terlewati, jarak antara awal tahun kalender dan tahun matahari akan bertambah 5 jam, 48 menit, dan 56 detik.

Menurut National Air and Space Museum, seiring berjalannya waktu hal ini akan menggeser waktu terjadinya musim. Sebagai contoh, jika manusia berhenti menggunakan tahun kabisat maka dalam waktu sekitar 700 tahun, musim panas di belahan bumi utara akan dimulai pada bulan Desember, bukan bulan Juni.

Selain itu, menambahkan hari kabisat setiap empat tahun sekali dinilai mampu mengatasi masalah ini. Sebab, satu hari tambahan sekitar sama panjangnya dengan perbedaan yang terakumulasi selama waktu ini.

Secara keseluruhan, tahun kabisat membuat kalender Gregorian tetap sejalan dengan perjalanan Bumi mengelilingi matahari.

Asal nama tahun kabisat

Tahun kabisat dalam bahasa Inggris disebut “leap year” yang berarti tahun yang melompat. 

Nama ‘leap‘ disebut berasal dari fakta bahwa mulai Maret dan seterusnya, setiap tanggal pada tahun kabisat maju bertambah satu hari dari tahun sebelumnya. Sebagai contoh, 1 Maret 2023 jatuh pada Rabu, tetapi pada 2024 jatuh pada Jumat.

Sebenarnya, tahun kabisat tidak hanya terdapat di kalender Gregorian, tetapi juga kalender Ibrani, Islam, China, dan Ethiopia. Namun, keempat kalender itu tidak seperti Gregorian yang tahun kabisatnya muncul setiap empat tahun sekali. https://merujaksore.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*