DKI Buka Layanan Kesehatan Mental Gratis

Caleg Depresi Nggak Usah Malu Ya Berobat

Direktur RSUD Taman Sari dr. Agus Ariyanto Haryoso. (Foto: Istimewa)
Direktur RSUD Taman Sari dr. Agus Ariyanto Haryoso. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka layanan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental, gratis. Layanan ini antara lain ditujukan untuk para calon legislatif (caleg) yang mengalami depresi akibat Pemilu.

Pemilu 2024 telah usai. Petu­gas Pemilu, caleg dan tim sukses (timses) biasanya tak sedikit mengalami kelelahan fisik mau­pun mental. Bahkan, ada caleg mengalami tekanan mental be­rat, terutama yang kalah.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Sari, Jakarta Barat (Jakbar), membuka layanan konsultasi gangguan kesehatan mental bagi para caleg, timses dan partisipan Pemilu 2024.

Direktur RSUD Taman Sari dr. Agus Ariyanto Haryoso, MARS mengatakan, layanan ini merupakan arahan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta yang meminta seluruh fasilitas kesehatan menjadi rujukan ma­salah fisik dan mental bagi petu­gas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), caleg, timses caleg dan partisan Pemilu.

Dalam memberikan layanan ini, RSUD Taman Sari berkolab­orasi dengan RS Jiwa Soeharto Heerdjan Grogol dan Puskes­mas Taman Sari. Penyuluhan kesehatan jiwa gratis diberikan untuk 100 orang.

“Utamanya untuk KPPS, ca­leg, timses caleg dan partisan Pemilu. Untuk mendeteksi gang­guan jiwa, kami menggunakan alat canggih heart rate variability (HRV) test yang dimiliki RS Soeharto Heerdjan,” kata dr. Agus dalam keterangannya, Jumat (16/2/2024).

Penyuluhan kesehatan jiwa ini biasanya dikenakan tarif Rp 250.000. Untuk pelayanan gratis akan digelar pada Selasa (20/2/2024). Warga yang ingin mendapat layanan tersebut agar mendaftar diri melalui link yang telah disediakan, yakni bit.ly/skriningjiwarsudtamansari.

“Melalui link itu sudah 50 orang mendaftar dari target 100 orang. Dari jumlah itu, 5 di antaranya terdaftar sebagai timses caleg,” ujarnya.

Untuk mencegah gangguan mental yang lebih berat, Agus mengimbau masyarakat tidak perlu malu atau takut terstigma dengan gangguan jiwa ringan. Bentuk gangguan jiwa ringan antara lain, cemas, insomnia, depresi, impulsif, moody, kelelahan, hilang minat, overthink­ing dan sebagainya.

“Segera datang ke ahli psiko­log atau psikiater baik se­cara online atau offline sebagai bentuk self love. Tujuannya agar tidak masuk ke gangguan jiwa yang lebih berat yang dapat mengancam jiwa,” terangnya.

Kepala Seksi Pelayanan Me­dis dan Keperawatan RSUD Taman Sari, Ngabila Salama menambahkan, selain layanan uji stress gratis pada Selasa (20/2/2024), pihaknya mem­buka layanan konsultasi setiap Senin-Sabtu mulai pukul 12.00-21.00 WIB.

Diungkapkan Ngabila, untuk pendaftaran dapat menghubungi nomor telepon 0858-9248-1576. Untuk tarif pasien umum konsel­ing dengan psikiater Rp 60 ribu. Tapi jika ada rujukan BPJS dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), layanan gratis.

“RSUD Taman Sari juga berencana membuka layanan konsultasi online by zoom se­lama 15 menit per pasien untuk memutuskan apakah perlu tatap muka dengan psikiater RSUD Taman Sari untuk konseling hingga perlu pengobatan atau tidak,” tandasnya.

Selama dua hari, Rabu (14/2) dan Kamis (15/2) Suku Di­nas Kesehatan Jakarta Pusat (Jakpus) membuka Posko Ter­padu di kelurahan, kecamatan, Puskesmas dan RSUD. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakpus, Rismasari mengatakan, ada 41 warga yang dilayani pada Posko Terpadu.

Menurutnya, mayoritas yang menikmati layanan kesehatan ini adalah warga yang bertugas sebagai KPPS di wilayahnya.

“Kami imbau agar tetap jaga kesehatan dengan menerapkan 4C (Cukup). Cukup Tidur, Cu­kup Makan, Cukup Minum dan Cukup Olahraga,” katanya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Tanah Abang, Ovi Norfiana mengungkapkan, ada dua petu­gas KPPS yang mengakses layanan kesehatan tersebut mengeluhkan sakit kepala dan hipertensi.

“Kami sudah berikan vitamin dan peregangan,” tandasnya.

Hal serupa dilakukan Pusk­esmas Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). Kepala Puskesmas Kebayoran Lama, Avy Permata Sari menu­turkan, layanan kesehatan gratis bagi petugas Pemilu berlang­sung dengan baik dan lancar.

“Selama perhelatan Pemilu ini, kita sudah skrining 6.000 petugas dari 901 Tempat Pe­mungutan Suara atau TPS dan kita juga memberikan vitamin sebanyak 1.140 butir kepa­da mereka,” ujarnya, Kamis (15/2/2024).

Avy menjelaskan, untuk mem­berikan layanan kesehatan kepa­da petugas Pemilu tahun ini di­kerahkan sebanyak lima tenaga medis. Layanan kesehatan yang diberikan seperti, pengecekan tensi darah dan infus neurobion.

“Total sudah 65 orang kita layani. Sebanyak 25 di antaranya kita lakukan infus neurobion untuk mengembalikan stam­ina mereka setelah berjibaku melakukan tugas di TPS hingga sehari penuh,” terangnya.https://buerinas.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*